<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Ass&#x2026; haloooooooo selamat soreee, blognya keren, isinya juga hmmmm&#x2026;. Menarik, o&#x2019;yah.. sudah baca laskar pelangi belum??? Kalo sudah, plis yah&#x2026; bagi-bagi. Kira-kira apa hikmahnya, terus&#x2026; nilai-nilai pendidikan islam dalam laskar pelangi tuh apa??? Di blz yang panjang yaaaa.. coz it&#x2019;s very different blz ke mp Q yah (penting banget buat skripsiku hehehe. Terima kasih ya fren sebelumnya.</title>
<link>http://sayamanusiabiasa.multiply.com/</link>
<description>&#x22;sahabat...kadang Allah hilangkan sekejap matahari,kemudian didatangkan pula guruh &#x26;amp; kilat.Puas kita mencari dimanakah matahari..rupanya Allah ingin hadiahkan kita PELANGI. sabar &#x26;amp; tabah menyikapi cobaan..&#x22;</description>
<pubDate>Sun, 6 Jul 2008 18:53:28 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Sun, 15 Jun 2008 07:58:03 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Ass&#x2026; haloooooooo selamat soreee, blognya keren, isinya juga hmmmm&#x2026;. Menarik, o&#x2019;yah.. sudah baca laskar pelangi belum??? Kalo sudah, plis yah&#x2026; bagi-bagi. Kira-kira apa hikmahnya, terus&#x2026; nilai-nilai pendidikan islam dalam laskar pelangi tuh apa??? Di blz yang panjang yaaaa.. coz it&#x2019;s very different blz ke mp Q yah (penting banget buat skripsiku hehehe. Terima kasih ya fren sebelumnya.</title>
<url>http://images.sayamanusiabiasa.multiply.com/logo</url>
<link>http://sayamanusiabiasa.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>patner ikal</title>
<description>http://abiku2008.multiply.com/&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/19/patner_ikal</guid>
<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 07:58:03 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>ukhti</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/10/ukhti</guid>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 12:24:56 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>kulihat bunga</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/9/kulihat_bunga</guid>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 12:22:01 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>maafkan abi</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/8/maafkan_abi</guid>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 12:20:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>cinta???</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/7/cinta</guid>
<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 12:16:54 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>good</title>
<description>Ass&#x2026; haloooooooo selamat soreee, blognya keren, isinya juga hmmmm&#x2026;. Menarik, o&#x2019;yah.. sudah baca laskar pelangi belum??? Kalo sudah, plis yah&#x2026; bagi-bagi. Kira-kira apa hikmahnya, terus&#x2026; nilai-nilai pendidikan islam dalam laskar pelangi tuh apa??? Di blz yang panjang yaaaa.. coz it&#x2019;s very different blz ke mp Q yah (penting banget buat skripsiku hehehe. Terima kasih ya fren sebelumnya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x26;lt;a href=&#x22;http://www.formulabisnis.com/?id=iwanalfarizy&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x26;gt;&#x26;lt;img src=&#x22;http://i211.photobucket.com/albums/bb278/iwanalfarizy/addesign-2.gif&#x22; border=&#x22;0&#x22; alt=&#x22;Photobucket&#x22;&#x26;gt;&#x26;lt;/a&#x26;gt;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x26;lt;a href=&#x22;http://www.formulabisnis.com/?id=iwanalfarizy&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x26;gt;&#x26;lt;img src=&#x22;http://i211.photobucket.com/albums/bb278/iwanalfarizy/addesign2.gif&#x22; border=&#x22;0&#x22; alt=&#x22;Photobucket&#x22;&#x26;gt;&#x26;lt;/a&#x26;gt;&#x3C;br&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/18/good</guid>
<pubDate>Fri, 9 May 2008 06:16:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase pendidikan 3</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Hikmah Teladan Laskar Pelangi&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Berita-berita di berbagai media massa dari hari ke hari banyak menceritakan tentang keterpurukan pendidikan di Indonesia, sedemikian sehingga tidak jarang muncul sebuah pertanyaan: Masih adakah harapan bagi kemajuan pendidikan Indonesia? Dua hal yang saya alami selama dua minggu belakangan ini memberikan secercah jawaban positif: Kunjungan saya ke Sekolah Dasar Hikmah Teladan (SDHT) di Cimahi, dan kesempatan untuk membaca Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. &#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Di SDHT, saya melihat bagaimana anak-anak kelas 3 telah paham perbedaan antara sampah organik dan anorganik dan bahkan berkampanye ke adik-adik kelas mereka untuk memilah sampah. Beberapa anak yang sedang mengumpulkan sampah organik, menemukan sampah-sampah jenis lain, dan sebagian meneliti secara independen mana jenis sampah yang lebih mudah terbakar oleh sinar matahari yang difokuskan melalui lensa pembesar. Di tengah keasyikan mereka di lapangan sekolah, mereka dapat menjelaskan kepada saya urut...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/17/oase_pendidikan_3</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 13:25:21 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title> Novel Laskar Pelangi? Inspiratif!!!</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;NOVEL Laskar Pelangi karya Andrea Hirata mencatat sukses luar biasa. Mungkin inilah novel paling fenomenal karya anak bangsa dalam sejarah sastra Indonesia. Sejak diterbitkan September 2005 oleh Bentang, novel itu sudah naik cetak hingga 17 kali dan terjual sekitar 200 ribu eksemplar.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Sukses itu juga diikuti dua novel berikutnya yang menjadi bagian dari tetralogi Laskar Pelangi, yakni Sang Pemimpi dan Edensor. Satu novel lagi adalah Maryamah Karpov. Novel terakhir itu sudah selesai ditulis, tapi direncanakan baru terbit tahun depan.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Setelah Malaysia, Singapura segera menyusul menerbitkan novel tersebut. Laskar Pelangi juga sudah dilirik sebuah penerbit dari Spanyol untuk diterbitkan di beberapa negara Eropa.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Seiring dengan kesuksesan Laskar Pelangi, nama Andrea Hirata pun langsung melesat dalam jagat sastra Indonesia. Namanya menjadi perbincangan. Andrea pun makin sibuk memenuhi berbagai undangn talkshow, diskusi, bedah buku, maupun menerima penghargaan. Padahal, sebelumny...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/16/_Novel_Laskar_Pelangi_Inspiratif</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 13:17:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase pendidikan 2</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Pendidikan Laskar Pelangi&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;laskar pelangi in action&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x3C;b&#x3E;Laskar Pelangi: Pintu Keajaiban untuk Mengubah Paradigma Dunia Pendidikan&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Begitu banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu?bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan orang Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka?, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/15/oase_pendidikan_2</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 13:14:19 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>laskar pelangi in actions</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Sebuah niatan bagus. Saya sendiri dulu pernah berniat untuk melakukan perbanyakan buku laskar pelangi untuk dibagikan ke sekolah-sekolah, ditaruh di perpustakaan. sebagai bacaan ?wajib? ketika waktu senggang bagi siswa dan guru. Saya mencoba mencari kontak ke andrea hirata. Oleh seorang teman, saya hanya mendapatkan kontak ke Riri Riza yang katanya akan membuat film-nya Laskar Pelangi. Waktu itu, salah seorang pejabat di Diknas yang saya kenal baik berkenan membantu mendanai. Kebetulan tahun kemaren saya masih jadi konsultan disana. Saya memang menyampaikan rencana saya ke beliau. Namun waktu itu beliau sedang di Paris. Saya ingin mengontak Andrea dengan tujuan agar rencana ini tidak dilihat dalam kacamata bisnis. Artinya, saya berfikir buku tersebut sebaiknya dicetak dalam konsep ?not for sale?, dicetak dengan kertas murah, sehingga dengan uang seadanya, bisa menghasilkan lebih banyak buku. Sayang, menurut teman saya Andrea tidak akan menyukai jika saya membawa-bawa institusi pemeri...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/14/laskar_pelangi_in_actions</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 12:58:32 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase pendidikan 1</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Acara memang mulai telat, tapi antisipasi dari manajemen Mas Ikal cukup baik karena sekitar jam 13.00 acara segera diisi dengan pemutaran wawancara Mas Ikal oleh salah satu stasiun TV berlangganan. Satu hal yang bisa kuambil sebagai pelajaran dari wawancara itu, apapun keputusan yang kita ambil dalam hidup akhirnya harus mengarah pada memberikan manfaat bagi banyak orang. Entah sebagai penulis novel atau seorang pakar ekonomi komunikasi, bagi seorang Andrea yang disatu sisi adalah penulis tetapi disisi lain merupakan pegawai Telkom bukan merupakan suatu pilihan yang berarti. Baginya apapun yang ia pilih kemudian, yang penting adalah seberapa besar kontribusi yang bisa ia berikan bagi banyak orang.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;text-indent: 35.45pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Saat ini Laskar Pelangi telah menjadi salah satu buku paling berpengaruh dalam sastra Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari angka penjualannya yang segera akan menembus angka setengah juta copy, hanya untuk dalam negeri saja. Itu belum dihitung dengan angka penjualan buku bajakan yang harga...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/13/oase_pendidikan_1</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 12:58:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>bait bait laskar pelangi</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Berikut beberapa bait ?Laskar Pelangi? :&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Lintang adalah pribadi yang unik. Banyak orang merasa dirinya pintar lalu bersikap seenaknya, congkak, tidak disiplin, dan tak punya integritas. Tapi Lintang sebaliknya. Ia tak pernah tinggi hati, karena ia merasa ilmu demikian luas untuk disombongkan dan menggali ilmu tak akan ada habis-habisnya.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;Default&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Meskipun rumahnya paling jauh tapi kalau datang ia paling pagi. Wajah manisnya senantiasa bersinar walaupun baju, celana, dan sandal cunghai-nya buruknya minta ampun. Namun sungguh kuasa Allah, di dalam tempurung kepalanya yang ditumbuhi rambut gimbal awut-awutan itu tersimpan cairan otak yang encer sekali. Pada setiap rangkaian kata yang ditulisnya secara acak-acakan tersirat kecemerlangan pemikiran yang gilang gemilang. Di balik tubuhnya yang tak terawat, kotor, miskin, serta berbau hangus, dia memiliki an absolutely beautiful mind. Ia adalah buah akal yang jernih, bibit genius asli, yang lahir di sebuah tempat nun jauh di pinggir...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/12/bait_bait_laskar_pelangi</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 12:55:41 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>wawancara dengan andrea hirata</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Berikut petikan wawancara yang berlangsung belum lama ini di Jakarta :&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Sejumlah pembaca Laskar Pelangi mengaku novel ini menyegarkan sekaligus mengharukan. Ide apa yang melatarbelakangi penulisan novel ini?&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Buku Laskar Pelangi (LP) pada awalnya bukan untuk diterbitkan. Niat saya untuk menulis buku ini sudah ada sejak saya kelas 3 SD, ketika saya demikian terkesan pada jerih payah kedua guru SD saya Ibu Muslimah dan Bapak Harfan Effendi, serta 10 sahabat masa kecil saya, yang disebut Kelompok &#x22;Laskar Pelangi&#x22;. Buku LP saya tulis sebagai ucapan terima kasih daan penghargaan kepada guru dan sahabat-sahabat saya itu. Seorang teman, tidak sengaja menemukan draf buku itu di kamar kos saya, dan diam-diam mengirimkannya pada penerbit. Sampai hari ini saya masih heran ternyata buku LP masih merupakan buku laris.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Masa kecil anda benar-benar seperti di Laskar Pelangi?&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Masa kecil saya dan para tokoh di LP hidup di sebuah komunitas buruh tambang di Belitung. Kami tuh native di sana. Kami meng...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/11/wawancara_dengan_andrea_hirata</guid>
<pubDate>Wed, 7 May 2008 12:55:31 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bravo andrea jadi tokoh perubahan versi republika</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Republika, Jumat, 04 Januari 2008&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Andrea Hirata tetap berkukuh bahwa dia bukanlah novelis. Bukan pula sastrawan. Bukan juga pembaca sastra yang baik. Apa yang ia tulis ia akui sebagai sebuah buku tentang pendidikan. Kesahajaan itulah yang membuat novelnya begitu otentik dan menyegarkan. Ia seakan makhluk baru dalam dunia sastra Indonesia. Andrea memang orang yang muncul dari dunia antah berantah dalam jagad sastra Indonesia. Justru karena itu bahasa dan ungkapannya begitu asli. Ia tak mewarisi dan tak terpengaruh siapa-siapa. Padahal novelnya, Laskar Pelangi, ia tulis hanya dalam tiga pekan. Bukankah ia seorang penulis yang luar biasa?&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Sebagai seorang karyawan PT Telkom tentu ia sangat sibuk. Namun, kecintaan dan dorongannya untuk memberikan hadiah pada ibu gurunya yang sedang terbaring sakit membuatnya teramuk menulis. Apa yang ia tulis adalah kisah nyata dan pengalaman pribadinya beserta teman-temannya yang tergabung dalam persahabatan Laskar Pelangi saat mereka di SD. Apa yang i...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/10/Bravo_andrea_jadi_tokoh_perubahan_versi_republika</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 05:01:09 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase dari laskar pelangi part 4</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Semua berawal dari Laskar Pelangi , novel berdasar memoar masa kecil yang ditulis lelaki berambut ikal penyandang nama panjang Andrea Hirata Seman Said Harun. Sejak itu, lelaki ini jadi ketagihan menulis (fiksi). Ia melewatkan malam-malam insomnianya dengan menulis. Saat menulis itu, ia seperti orang &#x201C;kesurupan&#x201D;.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Kata demi kata mengalir deras dari ujung-ujung jarinya, menjelma kalimat-kalimat dan bermuara pada sebuah kisah panjang dengan tokoh utama Ikal. Tiga judul buku&#x2013;dari empat yang direncanakan&#x2013;telah lahir dari tangannya. Dua di antaranya, Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi , sudah dilepas ke pasar dan menuai sukses lumayan. Berbagai pujian dan kritikan dari sidang pembaca diterimanya dengan senang hati. &#x201C;Sebetulnya, Laskar Pelangi adalah buku keduaku. Buku pertama yang kutulis adalah buku ilmiah berjudul The Science of Business . Buku itu kutulis tahun 2003&#x201D;, jelas Andrea mengenai perjalanan riwayat kepenulisannya.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x201C;Buku itu semacam pembayar kewajiban moralku kepada Uni Eropa, l...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/9/oase_dari_laskar_pelangi_part_4</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:59:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>wawancara dengan kak Andrea Hirata part 3</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Hernowo: &#x201C;Oke, saya ingin menggunakan apa yang dialami Andrea sekarang ini dengan kenyataan bahwa banyak orang pesimis dengan profesi penulis atau dia menekuni dunia itu. Di sekolah-sekolah ini senantiasaaa&#x2026;kalau orang mau jadi penulis, dibilang: &#x201C;Kamu hidupnya bakal nggak bagus, miskin dsb&#x2026;Bagaimana ini? Anda mau berpesan apa kepada mereka..Dan saya lihat banyak anak-anak yang sebenarnya punya keinginan kesana dan bermimpi ingin jadi Rowling, ingin jadi Anda. Ini..apa yang ingin Anda sampaikan tentang keinginan jadi penulis, karena memang anda sudah mengalami sesuatu yang luar biasa&#x2026;&#x201D;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Andrea: &#x201C;Jadi saya rasa, apabila kita menulis untuk imbalan materi, saya rasa pendapat itu tidak juga keliru ya... Pesimisme itu tidak juga keliru. Bayangkan kalau rata-rata penulis paling top kalau dia dapat royalty 15% -paling top- dengan harga buku Rp 30.000, dan berdasarkan cerita dari orang-orang yang bekerja di industri buku, mencari buku yang laku di atas 3.000 buku per tahun itu susah, saya ra...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/8/wawancara_dengan_kak_Andrea_Hirata_part_3</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:57:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>wawancara dengan kak Andrea Hirata part 2</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;&#x22;Suatu komoditi harus terlihat berguna atau cukup berguna agar orang lain membelinya&#x22; - Karl Marx&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Andrea Hirata, seorang penulis novel tetralogi Laskar Pelangi, kemarin pada tanggal 11 November 2007, menghadiri obrolan singkat atau jumpa fans lebih tepatnya di toko buku baru MP Bookpoint bersama Meutia Hafidz, seoarng reporter Metro TV yang menulias kisah pengalaman pribadinya &#x201C;168 Jam Dalam Sandera&#x201D;, dan pembicara ketiga adalah moderator dari website millsbeasiswa, Ibu Pangesti yang juga merupakan dosen FBS UNY. Acara ini dimeriahkan oleh orkes keroncong yang membawa hati ke suasana melayu pedalaman yang kuna tapi eksotik. Acara pertama malam itu adalah pemutaran trailer film Laskar Pelangi. Dalam trailer itu disebutkan bahwa film ini mengisi ruang kosong apresiasi terhadap dunia pendidikan di pedalaman yang jauh akan hingar bingar modernisasi kota. Betapa Laskar Pelangi ini dipuji-puji oleh kalangan dosen dan penikmat seni. Tampak dari trailer tersebut bagaimana bentuk sosok dari ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/7/wawancara_dengan_kak_Andrea_Hirata_part_2</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:50:16 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>wawancara dengan kak Andrea Hirata part 1</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Sosok Andrea, sangat sederhana. Hal itu tergambar jelas dalam tiga novel Tetralogi Laskar Pelangi yang tak lain bercerita tentang kisah hidupnya di tanah kelahirannya, Belitong. Namun, dengan kesederhanaan itu, Andrea Hirata tampil cukup mengejutkan di dunia kesusastraan Indonesia. Baru pertama kali menulis novel, tapi karya-karyanya langsung menjadi best seller. Tawaran untuk memfilmkan karyanya pun berdatangan.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Tak salah pula jika sarjana lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, S2 dari Sheffield Hallam University, Inggris dan Universite de Paris, Sorbonne Prancis ini disebut sebagai penulis yang rajin karena bukunya terbit setiap tahun. Dimulai dengan LP pada September 2005, SP pada Juli 2006, dan Edensor pada Mei 2007.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Kesan dan pelajaran apa yang saya petik dari Andrea? Buanyak, sampe tak bisa saya sebutkan satu per satu karena banyaknya. Saya suka mengutip kata2 Arai di Edensor: &#x22;Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi2 itu.&#x22; Kalimat itu, mewakili segalanya tentan...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/6/wawancara_dengan_kak_Andrea_Hirata_part_1</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:49:20 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase dari laskar pelangi part 3</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Novel ini sudah lama selesai saya baca, dengan begitu saya kudu mereview lagi ingatan saya untuk sedikit menuliskan kembali di blog. Tak di pungkiri lagi Novel Laskar Pelangi yang sudah di cetak ulang yang&#x26;nbsp; ke 30 kali&#x26;nbsp; banyak menginspirasi orang untuk melakukan banyak hal positif, seperti yang dituturkan anak salah seorang seorang penderita leukemia, saat orang tuanya&#x26;nbsp; harus terbaring dan putus asa menghadapi sakitnya yang tak kunjung sembuh. Laskar pelangi yang setiap hari dibacakan anaknya menjadi salah satu inspirasi dan semangat dia untuk tetap bertahan hidup. Ada cerita lucu, sedih,bahagia, spirit untuk berjuang dan bertahan hidup serta keinginan untuk meraih cita-cita. Jujur, ada rasa malu dalam diri saya ketika membaca novel ini&#x26;nbsp; dengan segala keterbatasan yang ada, seorang guru dengan latar belakang yang sederhana, bahkan cenderung tak berpunya, melakukan banyak hal untuk murid-muridnya, tak sekedar menjadi guru, lebih dari itu di atas segala kekurangannya...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/5/oase_dari_laskar_pelangi_part_3</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:47:57 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase dari laskar pelangi part 2</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Buku ini merupakan kisah masa kecil pengarangnya, Andrea Hirata Seman.&#x26;nbsp; isahnya diawali dari sebuah Sekolah Muhammadiyah, salah satu sekolah kampung di pulau Belitung yang gedungnya &#x2013;menurut sang pengarang- lebih mirip gudang kopra. Dengan segala ketAerbatasan fasilitasnya sekolah yang terdiri dari SD dan SMP ini memulai tahun ajaran barunya bersama sepuluh orang siswa baru yang salah satu diantaranya menderita keterbelakagnan mental. Ya sepuluh siswa, tepat di ambang batas minimal yang ditetapkan kantor diknas setempat.Laskar pelangi adalah nama yang diberikan ibunda guru, Ibu Muslimatun, disebabkan kesukaan kesepuluh muridnya (yang nantinya di tengah cerita akan bertambah karena kehadiran gadis tomboi bernama Flo) nongkrong di atas pohon untuk melihat pelangi. &#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22; style=&#x22;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;&#x22;&#x3E;Selanjutnya buku ini bercerita tentang laskar pelangi, tentang gairah mereka dalam menuntut ilmu, tentang kecemerlangan intelegensia Lintang, tentang kecerdasan seni Mahar, tentang perseteruan zahara dan akiong, tentan...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/4/oase_dari_laskar_pelangi_part_2</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:47:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>oase dari laskar pelangi part 1</title>
<description>  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Dunia pendidikan telah kehilangan nilai-nilai moralitas. Lihat saja, banyak praktik dalam dunia pendidikan yang justru membuat anak belajar untuk curang, tidak jujur, dan malas. Anak juga bisa merasakan bagaimana praktik kolusi, korupsi dan nepotisme telah pula masuk dalam denyut nadi dunia pendidikan kita. Pungutan uang sekolah yang harus dibayar oleh orang tua mereka lebih sering tidak diketahui &#x201C;jluntrungnya&#x201D;. Tidak ada mekanisme yang bisa menjamin akuntabilitasnya.&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E;  &#x3C;p class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E;Contoh lain paling nyata betapa sekolah telah kehilangan nilai moralitas adalah fenomena kecurangan saat ujian nasional. Karena khawatir ada siswa yang tidak lulus, atau khawatir nilai ujian nasional yang diperoleh kalah dengan sekolah lain, diterapkanlah praktik perjokian. Seorang kepala sekolah di Ngawi tahun lalu bahkan nekat mencuri naskah soal ujian demi mengejar prestasi anak didiknya dengan cara curang. Berbagai kecurangan dalam ujian nasional terkesan sangat sistematis, artinya memang telah dirancang s...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/3/oase_dari_laskar_pelangi_part_1</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:44:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>backpaker banget</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/6/backpaker_banget</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:38:35 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>buku yang mengoyak jiwa</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/5/buku_yang_mengoyak_jiwa</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:33:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>bikin mabuk kepayang</title>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/photos/album/4/bikin_mabuk_kepayang</guid>
<pubDate>Mon, 5 May 2008 04:31:29 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Tulisan menggelitik Versus tulisan yang menyebalkan</title>
<description>  &#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E; &#x3C;em&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/em&#x3E;&#x26;nbsp;   &#x3C;p style=&#x22;text-align: justify; line-height: 150%;&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E; &#x26;nbsp; &#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E; Wajar saja kalau pembaca sering kali berkomentar lebih pedas dan kurang ajar kepada tulisan yang dibacanya. Sebab emosi jiwa pembaca mudah terpancing dibandingkan dengan si pencari ide (baca: penulis) yang banting tulang semalaman mencari alur yang&#x26;nbsp; menarik dan menggemaskan dan akhirnya kena bantai oleh manusia sok berkuasa dan sok pintar : si pembaca. &#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E; Adalah realistis dan menarik untuk diperbincangkan kenapa sang pembaca mudah menghina, menghujat, menertawakan cerita yang dibacanya. Atau sebaliknya menyanjung dan memuji habis-habisan sampai ingin mendapatkan tanda tangan spesialnya dari penulis aseli?. Itulah karena memang ada sastra yang menggelitik dan sastra yang menyebalkan.  &#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;&#x22; class=&#x22;MsoNormal&#x22;&#x3E; Sastra yang menggelitik adalah sastra yang sering mendapat acungan dua jempol dari pembacanya (jempol kiri dan kanan). Namun sastra yang menyebalkan sering kali mendapat makian yang hebat melebihi kapasitas sang penulis yang telah susah payah lembur semalaman demi mencari sebong...</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/2/Tulisan_menggelitik_Versus_tulisan_yang_menyebalkan</guid>
<pubDate>Sun, 27 Apr 2008 12:18:09 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>akhwat dan ikhwan ngapel???</title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E;ngapel???? hahaha maksudnya ngaji pelan pelan hihihihihhi&#x3C;/font&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://sayamanusiabiasa.multiply.com/journal/item/1/akhwat_dan_ikhwan_ngapel</guid>
<pubDate>Sun, 27 Apr 2008 12:16:03 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>